Uncategorized

Penyakit hipertiroidisme


Penyebab hipertiroidisme adalah produksi hormon tiroid yang berlebihan oleh kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah kelenjar kecil yang terletak di leher. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid, yang membantu mengatur metabolisme, pertumbuhan, dan perkembangan.

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan hipertiroid, termasuk:

  • Penyakit Graves: Penyakit Graves adalah penyakit autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar tiroid. Sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi yang mengikat reseptor TSH di kelenjar tiroid. Hal ini menyebabkan kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid secara berlebihan.
  • Nodul tiroid yang menghasilkan hormon berlebihan: Nodul tiroid adalah benjolan kecil yang tumbuh di kelenjar tiroid. Nodul tiroid dapat menghasilkan hormon tiroid secara berlebihan, menyebabkan hipertiroid.
  • Thyroiditis: Thyroiditis adalah peradangan kelenjar tiroid. Thyroiditis dapat menyebabkan produksi hormon tiroid yang berlebihan.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu: Beberapa obat-obatan, seperti lithium dan amiodarone, dapat menyebabkan hipertiroid.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena hipertiroid:

  • Jenis kelamin: Wanita lebih berisiko terkena hipertiroid daripada pria.
  • Usia: Hipertiroid lebih sering terjadi pada orang dewasa berusia 20-60 tahun.
  • Faktor genetik: Jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat hipertiroid, Anda juga lebih berisiko terkena hipertiroid.
  • Paparan radiasi: Paparan radiasi dapat meningkatkan risiko terkena hipertiroid.

Gejala hipertiroid dapat bervariasi dari orang ke orang. Gejala yang umum terjadi meliputi:

  • Peningkatan detak jantung
  • Gerakan tubuh yang cepat
  • Kegelisahan
  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Diare
  • Kelemahan otot
  • Gangguan menstruasi
  • Lemas
  • Sulit tidur

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah, untuk mendiagnosis hipertiroid.

Pengobatan hipertiroid bertujuan untuk mengurangi produksi hormon tiroid. Pengobatan hipertiroid dapat dilakukan dengan obat-obatan, terapi radiasi, atau operasi.

Obat-obatan

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati hipertiroid adalah:

  • Antitiroid: Obat-obatan ini bekerja dengan cara menghambat produksi hormon tiroid.
  • Beta-blocker: Obat-obatan ini bekerja dengan cara memperlambat detak jantung dan mengurangi gejala hipertiroid, seperti tremor dan kecemasan.

Terapi radiasi

Terapi radiasi digunakan untuk menghancurkan sel-sel tiroid yang menghasilkan hormon berlebihan. Terapi radiasi biasanya dilakukan untuk penderita penyakit Graves yang tidak dapat diobati dengan obat-obatan.

Operasi

Operasi dilakukan untuk mengangkat kelenjar tiroid. Operasi biasanya dilakukan untuk penderita hipertiroid yang tidak dapat diobati dengan obat-obatan atau terapi radiasi.sharemore_vert

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *